{"id":1157,"date":"2018-10-16T05:22:04","date_gmt":"2018-10-15T22:22:04","guid":{"rendered":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/?p=1157"},"modified":"2018-10-16T06:37:16","modified_gmt":"2018-10-15T23:37:16","slug":"acara-indigenous-celebration-festival-di-bali","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/2018\/10\/acara-indigenous-celebration-festival-di-bali\/","title":{"rendered":"Acara Indigenous Celebration Festival, di Bali"},"content":{"rendered":"<p>Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 11-15 mei, tim Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai (YPBM) telah menghadiri acara <a href=\"https:\/\/www.indigenouscelebration.art\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Indigenous Celebration Festival<\/a> di Ubud, Bali.<br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/Festival_Cultures_01.jpg\" alt=\"Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai berpartisipasi dalam acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\nDalam acara ini komunitas sanggar seni budaya Pumaijat, Saibi Samukop, kecamatan Siberut tengah dipercaya oleh tim YPBM untuk mengikuti acara festival tersebut. Kami membawa 6 angota kumunitas sanggar pumaijat, diantaranya adalah 4 siswa dan 2 orang guru sanggar.<br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/IMG_6384.jpg\" alt=\"Siswa Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai berpartisipasi dalam acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\nAcara ini sangat luar biasa, berbagai antraksi lintas budaya se Asia-Pasifik ikut serta menampilkan kebolehannya.<br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/Festival_Cultures_02.jpg\" alt=\"Siswa Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai berpartisipasi dalam acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\nDalam acara ini tim YPBM menampilkan atraksi budaya seperti pertunjukan tarian tradisional (turuk laggai) dengan unik dan menarik.<br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/IMG_6386-BM.jpg\" alt=\"Siswa Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai berpartisipasi menarik tradisi dalam acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\nSelain itu, dalam acara ini tim YPBM juga membawa 2 orang pembuat tato tradisional mentawai (sipatiti) muda dan senior, mereka menghadiri seminar dan menjelaskan bahan serta material membuat tato tradisional ( titi) kepada para kontingen Indigenous Celebration Festival. Para peserta seminar sangat tertarik dengan keunikan tato (titi) tradisional Mentawai, sehingga dalam acara ini sala satu dari sekian banyak peserta seminar meminta tim pembuat tato (sipatiti) mempraktekkan secara langsung dalam acara ini.<br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/IMG_6516.jpg\" alt=\"Staff dan guru Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai punya presentasi tato Mentawai tradisi dalam acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/Festival_Titi_01.jpg\" alt=\"Staff dan guru Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai punya presentasi tato Mentawai tradisi dalam acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\nTidak hanya itu, tim YPBM ikut serta dalam acara workshop lintas budaya, dalam acara ini ketua YPBM mempromosikan, memperkenalkan dan menjelaskan program, tujuan, sasaran dan dampak tehadap generasi muda khususnya di Mentawai.<br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/IMG_6258.jpg\" alt=\"Ketua Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai menpresentasi workshop pendidikan budaya Mentawai dalam acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\nDan masih banyak atraksi keunikan budaya Mentawai yang ditampilkan dalam acara Indigenous Celebration Festival, Bali.<br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/Festival_Students_01.jpg\" alt=\"Siswa Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai berpartisipasi dalam acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/IMG_6400.jpg\" alt=\"Siswa Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai berpartisipasi dalam acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\nSegenap keluarga besar Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai (YPBM) mengucapkan terima kasih kepada mitra kami <a href=\"http:\/\/www.iefprograms.org\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Indigenous Education Foundation (IEF)<\/a> yang telah mendukung dan membawa kami dalam acara ini.<\/p>\n<p>Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada Bapak David Metcalf, Immanuella Shinta, Suku-suku Tatau dan kerabat semua yang membantu dan mendukung. Sekali lagi, terima kasih.<br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/IMG_6610.jpg\" alt=\"Tim Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai senang mendapat mendukungan budaya dari pak Albar, Suku Suku Tatau di acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\n<img decoding=\"async\" class=\"feature_image_wide\" src=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/wp-content\/themes\/synch\/skins\/sukumentawai\/images\/IndigenousCelebration\/IMG_6624.jpg\" alt=\"Tim Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai senang mendapat mendukungan budaya dari pak David Metcalf, acara festival pribumi di Ubud, Bali\" \/><br \/>\nDibawah ini adalah video pendek pertunjukan dalam acara Indigenous Celebration Festival Ubud, Bali.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Qu-_WWb2VH0\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p>Jika anda tertarik untuk mempelajari dan mengetahui tentang program komunitas kami silakan kunjungi <a href=\"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">www.sukumentawai.org\/id<\/a> atau <a href=\"http:\/\/www.iefprograms.org\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">www.iefprograms.org<\/a>. Salurkan bantuan anda melalui donasi sebagai inisiatif dan kontribusi mencegah hilangnya budaya Mentawai.<\/p>\n<p>Terimakasih sudah meluangkan waktu mengunjungi website kami, anda telah menjadi sahabat dan saudara kami.<\/p>\n<p>Masurak bagatta,<\/p>\n<p>Martison (YPBM)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 11-15 mei, tim Yayasan Pendidikan Budaya Mentawai (YPBM) telah menghadiri acara Indigenous Celebration Festival di Ubud, Bali. Dalam acara ini komunitas sanggar seni budaya Pumaijat, Saibi Samukop, kecamatan Siberut tengah dipercaya oleh tim YPBM<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":1167,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[8,7,11,49],"tags":[188,186,27,189,183,23,185,35,33,36,12,109,184,43,187,182],"class_list":["post-1157","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-budaya","category-mentawai","category-pengumuman","category-program-masyarakat","tag-acara","tag-bali","tag-budaya-2","tag-dunia","tag-festival","tag-indigenous","tag-menarik","tag-mentawai-2","tag-pendidikan","tag-pribumi","tag-suku-mentawai","tag-sumatra","tag-tato","tag-tradisi","tag-ubud","tag-yayasan"],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/Festival_Cultures_02.jpg","_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1157","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1157"}],"version-history":[{"count":10,"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1157\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1168,"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1157\/revisions\/1168"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1167"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1157"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1157"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.sukumentawai.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1157"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}